4 Jenis Gizi Buruk Pada bayi




Gizi buruk pada anak balita disebut juga dengan kurangnya energi protein, yang ditandai dengan kondisi berat badan yang kurang dari berat yang semestinya atau disebut dengan ideal. Berbagai hasil penelitian pernah mengungkapkan bahwa kurangnya gizi yang juga berlangsung sangat cepat pada waktu pertumbuhan, akan membawa akibat tingkah laku yang kurang normal pada anak tersebut, yaitu: Anak akan menjadi tidak responsif, kemudian sulit untuk berkomunikasi dan juga tidak energik.

4 Jenis Pada Gizi Buruk
4 Jenis Pada Gizi Buruk

Pada hasil uji kecerdasan menunjukan bahwa anak tersebut bukan hanya mempunyai IQ yang tergolong rendah, akan tetapi kemampuan dalam belajar dan kemampuan akademiknya juga tergolong rendah. Apabila anak dalam keadaan kurang gizi yang cukup berat, maka efek negatifnya bisa menetap sampai dewasa. Tetapi apabila tidak berat / sedang, maka pada fungsi kecerdasannya dapat diperbaiki dengan bertambah baiknya keadaan gizi bayi tersebut.

Berikut ini adalah beberapa 4 Jenis Pada Gizi Buruk

Kwashiorkor, yaitu dengan ciri-ciri Edema atau pembengkakan tubuh, pandangan mata yang sayu, kemudian rambut yang kemerahan dan juga mudah dicabut tanpa rasa sakit, perubahan statul mental / apatis dan rewel, terjadinya pembesaran hati, otot - otot mengecil, kelainan pada kulit, dan disertai penyakit infeksi yang umum termasuk akut, anemia dan diare.

Marasmus, dengan ciri-ciri badan Nampak kurus, kemudian wajah terlihat seperti orang tua, mudah menangis dan rewel, kulit menjadi keriput. Karena jaringan lemak subkutis sangat sedikit, perut cekung, kemudian penyakit infeksi yang kronis, susah buang air dan diare kronik.

Marasmic - kwashiorkor, dengan ciri-ciri gabungan antara kedua jenis kwashiorkor dan marasmus.

Obesitas, berciri-ciri kelebihan kalori, kemudian akumulasi jaringan lemak yang berlebihan.

Demikianlah paparan yang dapat kami sampaikan kepada Anda yang sangat perlu untuk Anda ketahui mengenai jenis – jenis gizi buruk pada sang bayi Anda, agar Anda dan keluarga dapat lebih memperhatikan bahan – bahan atau segala macam asupan yang di berikan kepada sang buah hati untuk menghindari terjadinya gizi buruk pada bayi Anda. Semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.